WHEN THERE IS FRIENDSHIP


When there is friendship
Nothing can be a hindrance:
Not the origin of your race
Not the color of your passport
Not the continents you're coming from
Not the richness you possess
Not the beauty of your face
Not the religion you hold on
Not the shape of your body
Not the difference that divides

When there is friendship
The smiling faces brightens your day
The tender touch to richarge your spirit
The loving words that warms your soul
The diversity of gifts is highly appreciated
When there is friendship...you're given the chance to be "you"

When there is friendship
We can be simply friends
a friend who cares in times of trouble
a friend who rejoices in great times
a friend who shows the right path
a friend who cracks jokes
a friend who is angry and upset if needed to
a friend who is simply present

When there is friendship ... everything is possible


TERTIDUR DALAM RERUNTUHAN


Hati ini sudah tak berkata lagi
Ajakan ilahi tak dihiraukan lagi
Serakah di malam yang tenang
Hasrat maut merasuki jiwa
Tak puas dia menatap keparat malam
Nafsu mengalir memanaskan badan
Tanpa kata dia merayap di malam yang gelap
Dia sedih, dia menjerit
Tapi beban hidup sulit dipikul
Dia pantang menyerah pada hambatan
Tapi rasa panas di dada membakar jiwa tak berdaya
Matanya menatap di segala arah
Tak tahu apa yang harus dibuat lagi
Dalam keheningan malam jiwanya hilang terbawa hasrat belaka

Dia sebenarnya bisa
Tuk bangkit mengumpulkan kembali keping-keping
yang kini tercecer tak teratur
Dia sebenarnya bisa
Meninggalkan cerita lama yang merusak keutuhannya
Dia sebenarnya bisa
Melupakan paras tersayang yang bermain mesrah dalam hayalannya
Dia sebenarnya bisa
Melicinkan hasrat akan permata cinta yang bersinar
Dia sebenarnya bisa
Mengisi waktu mengais kasih yang teralir di hati
Ya, dia sebenarnya bisa
Membuka lembaran baru di atas puing-puing yang berserakan

Di hari esok dia suka bermimpi indah
Bayangan akan senyuman yang akan memancar lagi di wajahnya
Kegembiraan akan tawa ria bersama sobat-sobatnya
Nuansa jiwa yang padat dengan kasih sayang
Tapi...kapankah hari esok akan tiba?
Ya, dia masih tertidur lelap
Dalam reruntuhan jiwa di malam yang gelap
Dia tertidur lelap
Dia mungkin akan sadar ketika jiwa tak ada lagi.

THE SPLENDOR IN THE SKY


I treasure the afternoon of September 10
In the rooftop of my new home I was sitting on the plastic chair
My eyes were drawn to different corners
To the luxurious houses, the well-asphalted roads, the trees...
Yes, everything was pleasing to my eyes

The time passes slowly
The sun is about to sleep
And suddenly.....
The splendor of its rays make a last show
The blue sky of Manila painted with red color

Oh how beautiful is the phenomenon of nature
How great is the one who created them
The white clouds no more
The blue sky is hidden
The red sight like a fire filled the sky
Yes, the wander of nature in September 10

In my silence I thank the creator
For the beauty he puts in the universe
For the beautiful panorama pleasing to my eyes
For the wonderful nature that shows its greatness
And in the deep of my heart a thousand hope
"The splendor of the creator may shine also in my life"

ADEGAN MALANG DI MUSIM PANAS


Adegan malang di musim panas
Ayah berdiri sedih menampung pilu
Uang sekolah anak bertumpuk tambah
Tak mampu lagi menanggung biaya sang anak

Dengan berat dia mendekat pada sang anak
Tetesan air mata jatuh di pipinya
Dia menggenggam tangan anaknya seraya berkata
"Anakku, maafkan ayah dan ibumu
Tak mampu lagi kami menyekolahkanmu"

Sang anak terdiam tak berdaya
mendengar ucapan ayah dan kepedihan ibunda
Tak ada kata yang dapat terucap
Hanya muka suram dan air mata penghibur di hari itu
Cita-citanya pudar terbakar keadaan malang

Wahai langit
Tengoklah hamba-hambamu ini
Biarkanlah rahmatmu menyelamatkan mereka
Kirimkanlah tangan-tangan yang rela memberi
Jangan biarkan kekurangan menjadi penghalang akan mimpi putranya.